Tradisi Kue Pernikahan Bertingkat

Selama berkonsultasi dengan pembuat kue pernikahan anda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah jumlah porsi yang diinginkan dari kue itu. Ada satu hal yang menjadi tradisi bagi pernikahan orang barat. Manyimpan tingkat atas kue pernikahan.
Tradisi dari menyimpan tingkat atas kue pernikahan tersebut dimulai sudah lama sekali di Inggris, ketika kue pernikahan bertingkat dibuat dari fruitcake yang direndam wine atau brandy yang kaya. Kue ini diawetkan dengan baik dengan liquor dan buah yang dikandungnya, dan biasanya disajikan kepada tamu pada upacara pembaptisan anak pertama. Kue tersebut merupakan pengendali kelahiran dan gaya hidup pada waktu itu, pemberkatan ini sering kali muncul dalam setahun pernikahan.



Sekarang, kue pernikahan modern sangat jarang terbuat dari fruitcake, dan banyak pasangan memperpanjang rencana “bulan madu” mereka lebih dari satu tahun dari tanggal pernikahan mereka. Oleh karena itu, jika menyimpan tingkat atas kue pernikahan adalah tradisi yang pasangan ingin kejar, tingkat tersebut harus dibungkus dengan sangat baik, dan dibekukan sampai tiga bulan. Kue tersebut bisa dicairkan (secara perlahan di dalam kulkas), dan dibagikan ketika merayakan satu bulan pernikahan, ulang tahun anggota keluarga, atau acara kumpul bersama.

Akan tetapi, menyimpan tingkat kue pernikahan yang tidak akan disajikan pada saat pernikahan juga menambah biaya kue pernikahan. Berbicara tentang biaya, tidak sepenuhnya perlu untuk memiliki jumlah porsi yang tepat dengan jumlah tamu. Beberapa orang mungkin tidak peculi untuk makan kue jika ada banyak dessert lain yang disajikan. Jika khawatir dengan jumlah tamu yang bertambah, atau khawatir dengan jumlah kue yang ada, sedikit cadangan dapat dipesan dalam waktu dua mingu dari tanggal pernikahan.

Sumber : perempuan.com